Senin, 28 Maret 2016

penelitian buatan

adithya galih.p
10513212
3 Pa 11 
Topik     : Suhu Tinggi
Masalah : Apakah suhu tinggi menyebabkan perilaku agresif?
Hipotesis/ dugaan awal

·         Hipotesis Ilmiah
Hipotesis Umum               : Suhu tinggi menyebabkan perilaku agresif
Hipotesis Eksplisit            : Subjek yang diberikan suhu ruangan yang tinggi akan memiliki perilaku agresif yang lebih tinggi dibandingkan subjek yang tidak diberikan suhu ruangan tinggi.
·         Hipotesis Statistik
Ha             : Subjek yang diberikan suhu ruangan  lebih tinggi akan memiliki perilaku agresif yang lebih tinggi secara signifikan daripada subjek yang tidak diberikan suhu ruangan yang tinggi.
H0             : Subjek yang diberikan suhu ruangan yang lebih tinggi akan memiliki perilaku agresif yang tidak berbeda secaa signifikan dengan subjek yang tidak diberi suhu ruangan yang lebih tinggi
Variabel
·         Variabel Bebas    : Suhu tinggi
-Manipulasi           : Manipulasi kejadian, dengan cara memasuki ruangan yang tertutup dan tidak ber-ac pada pukul 11.00 s/d 13.00 WIB pada suatu kelompok subjek, dan tidak memasuki ruangan yang tidak berpendingin pada kelompok lain.
·         Variabel Terikat  : Perilaku agresif
-Jenis Pengukuran : Perilaku yang tampak atau muncul.
-Cara pengukuran   : Observasi, yaitu dengan membuat daftar berupa rancangan observasi yang berisikan faktor, aspek atau dimensi dari agresif yang akan diamati selama dua jam tiga puluh menit baik diruangan dengan pendingin yang tidak menyala atau pendingin yang menyala.
·         Variabel Sekunder :
·         Jenis kelamin (dikontrol dengan teknik blocking, yaitu jumlah laki-laki dan perempuan sama pada setiap kelompok).
·         Tingkat pendidikan (dikontrol dengan teknik konstansi, yaitu memilih subjek dengan tingkat pendidikan yang sama).
·         Usia subjek (dikontrol dengan teknik konstansi, yaitu memilih subjek dengan kisaran usia yang sama).
·         Status sosial ekonomi (dikontrol dengan teknik randomisasi, yaitu secara acak memasukkan subjek ke dalam KE dan KK).
·         Waktu untuk memasuki ruangan (dikontrol dengan teknik konstansi, yaitu lamanya waktu pelatihan origami sama bagi semua subjek).
·         Peralatan menulis (dikontrol dengan teknik konstansi, yaitu menggunakan buku, pensil 2b, penghapus, dengan ukuran dan jenis yang sama).
·         karya atau tulisan yang akan ditonton (diontrol dengan teknik konstansi, yaitu menulis tema dan judul yang sama bagi seluruh subjek.
Tipe dan Desain Penelitian
·         Tipe Penelitian      : Controlled Laboatory Experiment.
·         Desain Penelitian  : Desain 2 kelompok (desain antar kelompok)->  randomnized blocked two-group design
Perencanaan Penelitian
·         Subjek       : Siswa SMU yang duduk di kelas XI yang berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Jumlah subjek yang dibutuhkan adalah 100 orang dengan jumlah laki-laki dan perempuan masing-masing 50 orang.
·         Peralatan   : Lembar rancangan observasi,, buku tulis, pensil 2b, penghapus, white board.
·         Prosedur    :
·    -     50 eksperimenter yang akan dibagi menjadi dua kelompok untuk mengamati dari luar ruangan KE dan KK serta mengamati selama observasi berlangsung. Para observer akan mengamati dua subjek sekaligus.
·     -    100 siswa subjek diperoleh dari hasil pengundian  dari seuruh siswa kelas XI suatu SMU di Jakarta dengan jumlah masing-masing subjek laki-laki dan perempuan berjumlah genap.
·    -     Setelah memperoleh 100 subjek, subjek diminta untuk memberitahu ukuran pakaian mereka (S,M,L,XL, XXL, dll).
·      -   Kemudian dilakukan pengundian untuk memasukkan subjek laki-lak dan perempuan ke dalam dua kelompok (KE dan KK), sehingga kedua kelompok terdiri dari subjek laki-laki dan perempuan dengan jumlah yang sama.
·        -  Subjek kelompok KE diminta untuk menulis cerita selama 2 jam diruangan yang tertutup dengan pendingin yang dimatikan pada pukul 12.00 sampai dengan 13.00 WIB.
·      -   Subjek KK diminta untuk menulis cerita yang sama selama 2 jam diruangan dengan pendingin yang menyala pada pukul 12.00 sampai dengan 13.00
·       -  Para eksperimenter akan berada di luar ruangan tempat KE dan KK berada dengan membawa lembar observasi dan pulpen untuk memberi tanda serta mennulis catatan mengenai perilaku agresif yang tampak.
·        - Hasil yang dimiliki oleh para eksperimenter yang berada di ruangan tempat KE dan KK berada akan dibuat tabel hasil observasi secara terpisah dimana dalam tabel itu akan dibuat tabel yang berisi kesimpulan selama observasi berlangsung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar